Jeda

Sejatinya, yang tengah kita butuhkan adalah jeda
Istirahat sejenak di antara hiruk pikuknya hari
Di antara riuh rendahnya lalu lalang pikiran yang melalui
Berhenti sejenak untuk melakukan pengejaran-pengejaran.

Jeda, untuk kembali ‘hadir’ di saat ini,
Kembali menyadari segala anugerah yang telah diberi.
Henti sejenak, guna menghimpun energi kembali,
untuk hasil yang lebih tak dinyana diri.

Kawan, bukankah gergaji bila digunakan terus menerus juga akan tumpul?
Bukankah sesekali ia juga perlu diistirahatkan dan diasah kembali?

Dan ternyata, Allah sudah atur semuanya sesuai dengan kebutuhan diri.
Bukankah sebenarnya shalat adalah kesempatan jeda, yang telah diberi Allah untuk charge energi diri?
Bukankah shalat membantu kita untuk kembali menurunkan ritme kepala dan kerasnya hati?
Bukankah dg shalat, kita bisa kembali ‘hadir’ di saat ini,
Menyadari penuh segala doa-doa yang dilafalkan pada Ilahi,
Pikiran tak lagi berlompatan antara luka-luka masa lalu dengan kecemasan-kecemasan yang belum tentu terjadi?
Ternyata, Allah sudah beri kesempatan kita untuk jeda, minimal sebanyak 5x dalam sehari,
di antara riuh rendahnya hari.

Sayangnya, seringkali kita terlupa,
Tabrak sana sini, berlari tiada henti,
Abai terhadap lelah diri.
Terlupa, bahwa sejatinya, jeda adalah rahasia keseimbangan dalam hidup ini.

Salam,
Galuh Nindya

Advertisements

3 comments

  1. Betul, shalat adalah kesempatan jeda, yg telah diberi Allah untuk charge energi diri. Shalat membantu kita untuk kembali menurunkan ritme kepala & kerasnya hati.

    Bahkan di tengah-tengah sholat pun juga ada kesempatan jeda, yg disebut: tuma’ninah. Jeda jenis ini untuk mendapatkan energi hidup yg lebih besar.

    Jeda dlm melakukan sesuatu adalah salah satu bentuk pelatihan dlm mengontrol pikiran kita. Jika kita melakukan sesuatu dgn penuh ketenangan, maka pikiran akan lebih terkonsentrasi, tindakan kita akan diringi dgn kesadaran tinggi, sehingga kita bisa mengendalikan pikiran. Pikiran yg tenang & damai adalah pikiran yg penuh dgn energi yang melimpah krn tidak tergerus oleh pikiran2 lain.

    Liked by 2 people

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s