Pilih Titik Takdirmu

Bagiku: kamulah yg menentukan titik takdirmu sendiri ke depan

Memang, Allah telah menentukan takdir-Nya. Takdir itu berupa hukum alam bagiku. Seperti hukum gravitasi misalnya, bila engkau melempar sesuatu ke atas di dalam bumi, maka benda itu akan terjatuh setelahnya. Lalu selanjutnya kamulah yg menentukan titik takdirmu sendiri. Kau akhirnya sudah tau bila kau lempar maka benda itu akan jatuh. Engkaulah yg memutuskan setelahnya, apa kau akan tetap melempar benda itu, atau tidak, terserah. Kita sudah tau konsekuensi keduanya bukan?

Allah menciptakan takdir, namun Ia juga memberimu pilihan atas takdirmu. Ada saja yang bicara seolah kita hanya seperti boneka, padahal kita punya hati dan akal, kita bisa memilih. Bahkan saat engkau merasa tidak ada pilihan lagi, kau pun juga masih punya pilihan.

Tuhan menciptakanmu dengan hati dan akal. maka gunakanlah. Ia menciptakan takdir, tetapi gunakan hati dan akalmu sebagai fasilitator untuk menentukan titik takdirmu ke depan.

Kalau engkau merasa semua sudah digariskan, untuk apa Allah menciptakan surga dan neraka? Bila ia telah menggariskan siapa yang ke surga dan siapa yg ke neraka, lantas mengapa kita diberi akal untuk memilih atau menentukan akan berbuat dosa atau tidak?

Bagaimana?

Salam,
Galuh Nindya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s