The Inspiring Man: Nick Vujicic

Heiho! Kali ini, saya ingin berbagi tentang profil seorang yang dibalik keterbatasannya, ia tetap bangkit dan mampu menginspirasi orang lain. Namanya Nick Vujicic. Seorang pria dari Australia, yang terlahir dalam kondisi tetra-amelia syndrome. Ia terlahir tanpa kedua tangan dan kaki yang sangat kecil, seolah nyaris tanpa kaki.

Inilah Nicholas James Vujicic (Nick Vujicic). Tampak salah satu kakinya yang hanya dengan 2 jari.

Saat kecil, ia sering sekali di-bully teman sekolahnya. Pada usia 8 tahun, ia mengalami depresi berat. Mulai terlintas dalam benaknya untuk bunuh diri. Bahkan saat usia 10 tahun, ia pernah mencoba untuk menenggelamkan diri di bak mandi. Ia marah terhadap Tuhan. Merasa bahwa dirinya sangat tak berdaya dan selalu bergantung pada orang lain. Ia tak menemukan harapan akan masa depannya nanti. Tadinya, ia berpikir bahwa ialah satu-satunya orang di dunia yang memiliki ketidakmampuan yang demikian. Hingga saat usia 13 tahun, ibunya menunjukkannya sebuah koran yang memuat artikel tentang seseorang yang mampu mengatasi ketidakmampuannya sendiri. Hal tersebut dapat membuka pikiran Nick dan membuatnya berpikir bahwa mungkin ia bukanlah satu-satunya orang yang menderita. Nick secara bertahap menemukan cara hidup tanpa anggota badan. Ia menulis dengan dua jari pada kaki kirinya dan pegangan khusus yang meluncur ke ibu jari kakinya. Ia tahu bagaimana menggunakan komputer dan dapat mengetik hingga 45 kata per menit dengan menggunakan “tumit dan kaki”. Ia juga belajar untuk melemparkan bola tenis, bermain pedal drum, mendapatkan segelas air, menyisir rambutnya, sikat gigi, menjawab telepon dan bercukur, selain berpartisipasi dalam golf, dan berenang.

Dalam prosesnya, Nick akhirnya menyadari bahwa ia mempunyai pilihan. Daripada menyerah dengan keadaan, ia memanfaatkan kekurangannya sebagai suatu kelebihan dan menganggapnya karunia. Diiringi dengan kemampuannya berbicara, ia mampu menghibur, memotivasi, dan bermanfaat bagi orang lain.

Selama sekolah menengah, ia terpilih menjadi kapten MacGregor Negara di Queensland dan bekerjasama  dengan dewan mahasiswa untuk  menggalang dana bagi orang cacat. Ketika ia berusia tujuh belas, ia mulai memberikan ceramah di kelompok doa nya,  dan kemudian mendirikan organisasi non-profit nya, “Life Without Limbs”.

Nick lulus dari universitas pada usia 21 dengan dua jurusan yaitu Akuntansi dan Keuangan Perencanaan. Ia memulai perjalanannya sebagai seorang pembicara motivasi. Ia telah berbicara kepada lebih dari 3 juta orang sejauh ini, di lebih dari 24 negara di lima benua (Afrika, Asia, Australia, Amerika Selatan, dan Amerika Utara).

“Orang kerap bertanya bagaimana aku bisa bahagia walaupun tidak punya lengan dan tungkai. Jawaban cepatku adalah aku punya pilihan. Aku bisa merasa marah karena tidak punya tungkai, atau aku bisa bersyukur karena punya tujuan. Aku memilih sikap bersyukur. Kau juga bisa melakukannya.” – Nick Vujicic

Pengalamannya dalam mengatasi tantangan, baik fisik maupun mental, ia tuangkan dalam buku berjudul asli Life Without Limits: Inspiration for A Ridiculously Good Life, pertama kali diterbitkan pada tahun 2010. Buku ini diterjemahkan dan diterbitkan dalam bahasa Indonesia oleh penerbit Gramedia Pustaka Utama dengan judul Life Without Limits: Tanpa Lengan dan Tungkai, Aku Bisa Menaklukkan Dunia.

Selain lewat bukunya, anda juga bisa mengenal, mengikuti motivasi yang ia berikan melalui berbagai video di youtube. Berikut saya sertakan salah satu video yang meski telah berkali-kali saya tonton, tetap saja berhasil membuat saya menderaikan air mata. Judulnya “Man with no arms or legs—inspirational story”. Silakan ditonton sampai habis.

Agar lebih meresap, berikut saya berikan transkrip videonya:

“My name is Nick Vujicic, and I love traveling around the world, fishing, golfing, and swimming. I love living life. I am happy.”

“When I was 8 years old, I did want to end my life. I just felt hopeless, broken, alone—it was like it was pointless. There was no point to my life, there was no point to going to school. There was— I didn’t even think I was going to be able to go to a university. You know, when I – cold, I don’t know how to describe it — like.. bitterness as well.”

—————————————

“Thank you very much, nice to see you. My name is Nick Vujicic, and it’s a pleasure to be with you. So I have no limbs, but I have my little chicken drumstick. And uh—(plays a beat with his chicken drumstick) so it’s like—(continues beat) oh, you like that? Now it’d be really cool if I could get this and get some techno going like here we go 1-2-3-4! (plays a techno beat) yeeaahh!! Wooo!! There you go, you like that? Was that cool? Beautiful!”

“But honestly, along the way, you might fall down, like this. Ready? (Nick whistles as he falls down and chuckles). Hey youuu! So what do you do when you fall down? You get back up! Everybody knows you get back up, because if I start walking, I’m not gonna get anywhere. And I tell you, there are some times in life when you fall down and you feel like you don’t have the strength to get back up. Do you think you have hope? Because I tell you, I’m down here—face down—and I have no arms, no legs, it should be impossible for me to get back up, but it’s not! You see, I will try one hundred times to get up, and if I fail one hundred times, if I fail and I give up, do you think that I’m ever going to get up? NO! But if I fail, I try again, and again and again, but I just want you to know that it’s not the end. It matters how you’re gonna finish. Are you gonna finish strong? And you will find that strength to get back up—like this.” (Nick puts his head to the ground, and pushes himself back up—the audience claps)

—————————————

“Do I pray for arms and legs? Do I still desire them? Uhm, you know what, I actually do. You know, I’m not discouraged if He doesn’t give it to me, and it’s not that I’m not content, coz I am content, I am fine, I am—it’s such a big, big ministry that God’s given me, and such a beautiful thing to witness people’s hearts being changed and transformed because of the testimony that we bring of God’s glory, grace, and affection. But, I am still believing for the miracle.”

—————————————

dan berikutnya diputarlah lagu “Don’t Worry Be Happy” dari Bob Marley

Here’s a little song I wrote
You might want to sing it note for note
Don’t worry, be happy

In every life we have some trouble
But when you worry you make it double
Don’t worry, be happy
Don’t worry be happy now

[CHORUS]
Don’t worry, be happy. Don’t worry, be happy.
Don’t worry, be happy. Don’t worry, be happy.

Ain’t got no place to lay your head
Somebody came and took your bed
Don’t worry, be happy.

The landlord say your rent is late
He may have to litigate
Don’t worry,be happy.

[CHORUS]

(Look at me–I’m happy.Don’t worry,be happy.
Here I give you my phone number. When you worry,call me,
I make you happy. Don’t worry, be happy.)

Ain’t got no cash, ain’t got no style
Ain’t got no gal to make you smile
Don’t worry,  be happy.

‘Cause when you worry your face will frown
And that will bring everybody down
Don’t worry,be happy.

[CHORUS]

(Don’t worry. Don’t worry. Don’t do it.
Be happy. Put a smile on your face.
Don’t bring everybody down.
Don’t worry. It will soon pass, whatever it is.
Don’t worry, be happy.
I’m not worried; I’m happy.)

*kata-kata yang saya bold, adalah kata-kata yang menginspirasi saya.

—————————————

Ya. Kalau Nick Vujicic yang demikian saja masih bisa bersyukur dan punya semangat juang yang tinggi, apalagi kita yang alhamdulillah diberi ‘lengkap’ oleh Yang Maha Kuasa? Nick bilang, dalam prosesnya, kita mungkin saja terjatuh. Namun kita bisa terus mencoba dan mencoba. Kita harus berani mencoba dan memulai langkah. Sebab, bila tak kita mulai, kita pun tak akan pernah sampai ke mana-mana.

Salam,
Galuh Nindya

Advertisements

2 comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s