Ketika Aku Berpikir Negatif

Ketika aku berpikir negatif pada seseorang
Tanpa sadar, aku telah menghakimi orang itu.

Lebih mudah mana?
Berusaha menyingkirkan semua kerikil tajam di setiap jalanan,
atau memakai sepatu agar kaki kita tidak terluka.

Lebih mungkin mana?
Berusaha mensteril semua tempat agar tak ada kuman
atau memperkuat daya tahan tubuh kita sendiri..?

Lebih mudah mana?
Berusaha mencegah setiap mulut agar tak bicara sembarangan
atau menjaga hati kita sendiri agar tak mudah tersinggung?

Lebih penting mana?
Berusaha menguasai orang lain
atau belajar menguasai diri sendiri?

Yang penting bukan bagaimana orang harus baik padaku,
melainkan bagaimana aku berusaha baik pada orang lain.

Bukan orang lain yang bikin aku bahagia,
melainkan sikap diriku sendiri-lah yang menentukan,
aku bahagia atau tidak.

Menghentikan hujan itu tidak mungkin, namun ada payung untuk kita bisa menerobos hujan.
Setiap waktu yang telah kita habiskan dalam hidup ini,
tidak akan terulang kembali.

Namun ada satu hal yang masih tetap bisa kita lakukan,
yaitu BELAJAR
dari masa lalu untuk hari esok yang lebih baik.

Hidup adalah proses,
Hidup adalah belajar.
Tanpa ada batas umur
Tanpa ada kata tua.

JATUH, berdiri lagi ..
KALAH, berjuang lagi ..
GAGAL, bangkit lagi ..
Tetap semangat!

————————————————–

*catatan diambil dari http://networkedblogs.com/yjLRY

Ah, ya! Kita memang masih perlu banyak belajar.

Salam,
Galuh Nindya

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s